Pages

Tuesday, November 6, 2012

Pengertian dan Konsep dasar Model

Pengertian Model
Model adalah pola (contoh, acuan, ragam) dari sesuatu yang akan dibuat atau
dihasilkan (Departemen P dan K, 1984:75). Definisi lain dari model adalah abstraksi
dari sistem sebenarnya, dalam gambaran yang lebih sederhana serta mempunyai
tingkat prosentase yang bersifat menyeluruh, atau model adalah abstraksi dari realitas
dengan hanya memusatkan perhatian pada beberapa sifat dari kehidupan sebenarnya
(Simamarta, 1983: ix – xii).


Konsep Dasar & Model Desain Pembelajaran

Konsep Dasar
Sebelumnya, perlu diketahui terlebih dulu, mengapa istilah ‘pembelajaran’ digunakan dari pada ‘pembelajaran’.  Jika pembelajaran mengacu pada aktifitas guru semata, maka dalam pembelajaran aktifitas siswa yang lebih diperhatikan.  Adapun pengertian desain pembelajaran, menurut Syaiful  Sagala (2005:136), adalah pengembangan pembelajaran secara sistematik yang digunakan secara khusus teori-teori pembelajaran  untuk menjamin kualitas pembelajaran itu sendiri.
Selain itu, penyusunan perencanaan pembelajaran harus sesuai dengan kurikulum yang digunakan. Untuk itu, proses desain pembelajaran ini berawal dari pemahaman  awal guru terhadap kurikulum sekolah, identifikasi ketersediaan waktu efektif (kalender pendidikan),  program tahunan (prota), program semester (promes), rencana proses pembelajaran (RPP) atau learning action plan, analisis ulangan harian, dan lain-lain.
Menurut Hilda Taba, desain pembelajaran setidaknya mempertimbangkan komponen  learning cycles sebagai berikut, (1) tujuan/kompetensi pembelajaran, (2) materi ajar, (3) pendekatan/metode/strategi, dan (4) penilaian.
Model Desain Pembelajaran
Model Dick and Carrey
Salah satu model desain pembelajaran adalah model Dick and Carey (1985). Model ini termasuk ke dalam model prosedural. Langkah–langkah Desain Pembelajaran menurut Dick and Carey adalah:
  1. Mengidentifikasikan tujuan umum pembelajaran.
  2. Melaksanakan analisi pembelajaran
  3. Mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik siswa
  4. Merumuskan tujuan performansi
  5. Mengembangkan butir–butir tes acuan patokan
  6. Mengembangkan strategi pembelajaran
  7. Mengembangkan dan memilih materi pembelajaran
  8. Mendesain dan melaksanakan evaluasi formatif
  9. Merevisi bahan pembelajaran
  10. Mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif.

0 comments:

Post a Comment